Setiap Pixel Berarti
Kesehatan

Kapan Obat Diabetes Perlu Digunakan?

Tidak semua penderita diabetes atau penyakit kencing manis harus mengkonsumsi obat-obatan. Pada penatalaksanaan pengobatan penyakit diabetes, dokter akan terlebih dahulu menyarankan penderita penyakit ini dengan mengubah gaya hidup yang tidak sehat menjadi sehat, seperti mengatur pola makan, melakukan olahraga secara rutin, agar kadar gula darah dalam keadaan batas normal. Lantas kapan penggunaan obat-obatan mulai dikonsumsi?

Sebelum melakukan pengobatan, langkah awal yang harus dipahami oleh semua penderita diabetes adalah dengan mengetahui jenis-jenis dari diabetes, agar penanganan pengobatan lebih efektif.

Diabetes secara keseluruhan dibagai menjadi 4 jenis, yaitu diabetes tipe 1, tipe 2, diabetes gestasional, dan prediabetes. Secara umum, diabetes dibagi menjadi 2 yaitu tipe 1 dan 2 yang biasana muncul pada usia dewasa.

Tujuan utama penatalaksaan pengobatan diabetes untuk mengontrol kadar gula dalam darah menjadi stabil dalam batas normal. Baik dengan dilakukannya perubahan gaya hidup sehat, pengaturan pola makan dengan membatasi jumlah kalori, atau dengan pemberian obat-obatan diabetes.

Jika kadar gula dalam darah tidak terkontrol, dapat menyebakan penyakit lain bermunculan. Sebab penyakit diabetes merupakan induk dari segala komplikasi. Komplikasi yang sering ditimbulkan oleh penyakit diabetes adalah, komplikasi jantung, otak, mata, gintal bahkan dapat berujung dengan amputasi anggota tubuh.

Pemberian obat-obatan untuk mengatasi penyakit diabetes berbeda-beda, dilihat dari tiap penderita mengalami diabetes tipe seperti apa. Pada diabetes tipe 1, dokter iasanya langsung memberikan penagangan cepat dengan memberikan obat-obatan. Keadaan tersebut dikarenakan pada pankreas penderita diabetes tipe 1 tidak dapat meproduksi hormoe insulin sama sekali, sehingga dokter perlu menyarankan melakukan terapi insulin dari luar. Pengobatan pada penderita diabetes tipe 1 pada umumnya dengan melakukan penyuntikan insulin.

Sedangkan pada diabetes tipe 2, pankreas penderita masih dapat meproduksi hormon insulin tetapi tidak dapat meproduksi sesuai jumlah yang diharapkan oleh kebutuhan tubuh, tetapi sel-sel dalam tubuh tidak sensitive terhadap kinerja hormone insulin. Kondisi seperti ini disebabkan beberapa faktor, seperti obesitas, jarang melakukan olahraga, serta kebiasaan mengkonsumsi makanan yang berlebihan.

Penanganan pada diabetes tipe 2, tidak memerlukan obat-obatan pada tahap awal, atau pada keadaan kadar hemoglobin HbA1c dibawah 7,5%. Pengaturan pola makan, dan rutin berolahraga menjadi solusinya. Tetapi jika kadar hemoglobin HbA1c mengalami peningkatan yang drastis, maka dokter akan memberikan obat diabetes berupa injeksi, mampun obat minum untuk mencegah terjadinya faktor resiko komplikasi.

Meskipun sudah menggunakan obat-obatan agar gula darah stabil, pengaturan pola makan dan olahraga tetap harus dilakukan agar mendapatkan hasil yang optimal. Selain pengobatan dari dokter, di Indonesia sendiri diabetes dapat diobati dengan herbal. Salah satu obat herbal diabetes yang fenomenal adalah kolagit. Menurut pengalaman minum kolagit, produk ini dapat menurunkan kadar gula dalam darah, dapat membuat pandangan yang kabur menjadi terang, serta kaya manfaat yang lain.